Empati dan Keinginan Menjadi Guru

Bagaimana caranya menjadi guru yang baik?  Berikut akan saya bahas dua hal yang sederhana namun sulit dan penting untuk dilaksanakan.

Banyak guru  lulusan S2 atau mereka yang lulus dengan nilai sangat baik namun masih sulit untuk menjadi guru yang baik.  Mengapa?  salah satu penyebabnya adalah mereka belum memiliki sikap keguruan.  Sikap yang muncul ini akibat dari belum dimilikinya rasa keinginan menjadi guru.  Artinya, menjadi guru belum menjadi pilihan utamanya.  Dampak dari ini semua adalah mereka bekerja tidak total, atau bahasa kerennya belum all out. Ijazah pendidikan tinggi atau sertifikasi guru tidak menjadi jaminan.

Yang berikutnya adalah rasa empati.  Guru harus memiliki ikatan emosi dengan siswanya, memahami apa yang sedang terjadi kepada mereka, berbicara dengan bahasa mereka dan memotivasi mereka ketika sedang sedih atau ikut bahagia ketika siswanya bahagia.

Nach, bagi sekolah atau yayasan yang belum memiliki guru yang berempati tinggi atau memang belum menyenangi pekerjaannya haruslah segera menindak lanjutinya dengan pembinaan (bukan pembinasaan).  Tidak mudah, namun bukanlah tidak mungkin.  Bukankah kita semua bekerja di bidang dimana kita semua harus bisa membuat perubahan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: