Kepemimpinan Kurikulum: Lebih dari Sekedar Menempatkan Guru

Teman-teman, banyak pertanyaan yang diajukan kepada saya tentang bagaimana memilih seorang Kepala Sekolah yang baik.  Diantaranya adalah mereka yang akan membangun sekolah baru atau memang sedang mencari Kepala Sekolah atau juga sekedar untuk menambah wawasan karena posisi sekarang yang sedang diembannya adalah sebagai pimpinan di sekolah.

Sekarang ini tantangan bagi para Kepala Sekolah sangatlah berat. Tugas Kepala Sekolah bukan hanya sekedar mencari guru, menempatkannya di kelas yang cocok, membuat jadwal dan selesai. Tuntutan bagi Kepala Sekolah lebih dari sekedar itu. Menurut Gene Bottom, seorang Kepala Sekolah diharapkan mampu menguasai kurikulum, pembelajaran dan mengembangkan gurunya.  Bagaimana detailnya?  Silahkan membaca tulisan ini lebih lanjut.

Apa saja yang perlu diketahui oleh Kepala Sekolah sehubungan dengan kurikulum dan pembelajaran?

  • kepala Sekolah seharusnya memiliki pemahaman tentang ‘ide besar’ dari kurikulum yang akan diberikan. Kepala Sekolah harus tahu keterampilan apa dan pengetahuan apa yang perlu dikuasai oleh siswanya.
  • Kepala Sekolah memahami Standar Isi dan Kompetensi Dasar dari pemerintah dan bagaimana meramunya dan sadar betul bahwa sekedar mencapai ‘target’ namun tidak ‘belajar apa-apa’ kurang bermanfaat bagi siswanya.
  • Kepala Sekolah memahami pentingnya bahasa sebagai media komunikasi dalam belajar, oleh sebab itu keterampilan berbahasa sangatlah penting untuk dikembangkan.
  • Kepala Sekolah memahami apakah yang dipelajari siswa sudah memenuhi kebutuhan sehingga ketercapaian kompetensi bisa dilihat melalui asesmen yang didesain gurunya.
  • Kepala Sekolah memiliki kemampuan untuk menjamin para gurunya menjadikan hasil penilaian sebagai bahan refleksi mengajar mereka.

Nach, bagaimana dengan pembelajaran di kelas, apa yang harus diketahui oleh seorang Kepala Sekolah?

  • Kepala Sekolah harus memahami berbagai pendekatan dalam mengajar berdasarkan hasil penelitian seperti student-centered approach ( belajar kooperatif, project based-learning).
  • Kepala Sekolah harus mengetahui apakah gurunya mengimplementasikan strategi pembelajaran yang efektif.
  • Kepala Sekolah mendampingi guru dalam kegiatan pembelajarannya dengan semangat kemitraan.
  • Kepala Sekolah sangat memahami bahwa guru membutuhkan waktu yang cukup untuk membuat program pembelajaran. Sistem kejar tayang bukanlah hal yang bijaksana.
  • Kepala Sekolah mengetahui guru mana yang telah dan belum mengajar dengan efektif dan tahu bagaimana mengembangkan mereka menjadi lebih baik.

Bagaimana dengan pengembangan gurunya? Apa yang sebaiknya dilakukan oleh Kepala Sekolah?

  • Kepala Sekolah mengetahui kebutuhan gurunya lewat pemetaan kompetensi dan memberi kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan diri.
  • Kepala Sekolah memberi kesempatan kepada guru senior untuk ikut di dalam penyeleksian siswanya sehingga mereka memiliki tambahan pengetahuan bagaimana medesai program sesuai dengan kebutuhan siswa.
  • Kepala Sekolah harus memiliki harapan yang tinggi terhadap siswanya dan membantu guru bagaimana mencapainya.
  • Kepala Sekolah menciptakan ‘mentor’ bagi guru-guru baru, paling tidak selama tiga tahun pertama sehingga penyebaran informasi terjadi secara efektif.
  • Kepala Sekolah memberi kesempatan kepada para guru seniornya untuk berbagi ‘best practice’ mereka.

Nach, teman-teman, khususnya sesama Kepala Sekolah, ternyata tugas dan kewajiban kita tidak mudah. Namun kita tentunya harus yakin bahwa hasil yang baik memang membutuhkan perjuangan. Selamat ber refleksi dan mencoba.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: