Disiplin Yang Efektif

Banyak cara yang dilakukan oleh guru dalam menerapkan disiplin. Ada yang berhasil, ada pula yang ‘menguap’ begitu saja. Mengapa ini bisa terjadi? Silahkan baca lebih lanjut.

Mengapa berhasil? Tentunya siswa dapat mengambil pembelajaran dari apa yang telah diberikan guru dan dialaminya. Ada proses refleksi dan internalisasi. Siswa tahu mengapa ia boleh dan tidak boleh melakukan sesuatu bukan karena orang dewasa namun karena ia sudah mengalami proses tadi.

Bagaimana dengan disiplin yang tidak berhasil? Biasanya hal ini terjadi karena anak diminta berdisiplin karena orang dewasa atau mereka melakukannya hanya untuk menyenangkan guru atau orang tuanya. Nah agar disiplin yang diterapkan bisa berdampak, guru kiranya perlu menerapkan disiplin yang efektif.

Berikut adalah hal-hal yang bisa kita pelajari tentang disiplin yang efektif:

Membantu siswa untuk membuat diri mereka menjadi bagian dari lingkungan

Saling menghargai dan mendukung

Disiplin memiliki tujuan jangka panjang

Memberi dampak untuk mengembangkan keterampilan sosial dan kecakapan hidup

Bagaimana menerapkannya dalam kehidupan mereka? Apakah harus ada pelajaran khusus? Wah, jangan teman-teman. sebaik-baiknya melatih disiplin mereka adalah lewat pembiasaan dan melalui kegiatan keseharian mereka, misalnya:

  1. Saat bermain harus ada aturan
  2. Meletakkan barang pada tempatnya
  3. Meletakkan perlengkapan makan setelah selesai makan
  4. Mengangkat tangan apabila akan berbicara
  5. Mendengarkan orang lain yang sedang berbicara
  6. dan seterusnya

Disiplin haruslah menjadi nilai-nilai yang diyakini bersama sehingga menjadi gaya hidup dan akhirnya setiap orang saling menghargai. Bukankah disiplin terjadi ketika  saya menghargai orang lain, orang lain menghargai saya dan akhirnya satu sama lain saling menghargai?

2 thoughts on “Disiplin Yang Efektif

  1. Agar disiplin yang diterapkan lebih efektif tentunya tidak cukup mengandalkan dari satu arah akan sangat dibutuhkan support peran dari Orang Tua, agar disiplin bisa benar-benar berdampak. Yang menjadi PR sekaligus tantangan cukup berat justru disini bu, bagaimana memberi penyadaran kepada para Orang Tua?

    • Orang tua memang merupakan salah satu hal yang sulit, terlebih lagi apabila pandangan mereka tidak sama dengan sekolah. Nah supaya ada sinergi diantara ke duanya, sekolah ya harus rajin mensosialisasikan terlebih dahulu monsep disiplinnya lewat berbagai media. Workshop merupakan salah satu media yang cukup efektif pak. Silahkan dicoba…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: