Graphic Organizer dan Bahasa

organizer

Keterampilan menulis dan membaca merupakan keterampilan yang harus dikembangkan selain keterampilan mendengarkan dan berbicara. Pada saat siswa membaca atau mendengarkan suatu cerita, mereka dapat menceritakan kembali cerita tersebut dengan menulisnya. Nah, agar siswa lebih sistematis dalam mencatat dan mengembangkannya menjadi sebuah karya tulis, guru dapat mengenalkan penggunaan graphic organizer dalam mencatat hal-hal penting dari bacaan.

Penggunaan graphic organizer ini sangatlah bermanfaat bagi siswa mengingat penggunaannya yang tidak sulit, menarik, dapat mencatat informasi secara sistematis dan mudah diingat.

Informasi yang bersifat acak mudah hilang. Sementara otak memiliki kemampuan untuk menyimpan gambar tanpa batas. Organizer bekerja sesuai kerja otak. Menurut Marzano (1988), mencatat informasi dalam bentuk gambar/visual dapat menstimulasi dan meningkatkan kerja otak. Dengan demikian, tidak ada salahnya apabila kita mencobanya di kelas. Berikut langkah-langkah yang dapat diterapkan kepada siswa:

1. Ambil bahan bacaan yang sesuai dengan usia siswa. Minta mereka membaca sendiri atau guru dapat membacakannya (sesuai dengan kebutuhan)

2. Setiap anak diberi graphic organizer seperti gambar di atas.

3. Guru meminta siswa untuk menuliskan judul dari buku atau cerita yang dibaca atau yang didengar di tengah graphic organizer (lihat contoh).

4. Setiap siswa menulis satu kata berikut di setiap tempat seperti gambar di atas: siapa (who), apa (what), When (kapan), dimana (where), kenapa (why). Apabila ingin ditambah dengan kata lain misalnya bagaimana (how), siswa tinggal menambah satu tempat baru.

4. Siswa diminta menulis jawaban dari setiap kata tanya tersebut, misalnya siapa (who), berarti siswa tersebut harus menuliskan karakter yang ada di cerita tersebut. begitu pula dengan kata tanya lainnya.

5. Setelah melengkapi semua pertanyaan di setiap tempat, guru dapat meminta siswa untuk bertukar graphic organizer nya dengan teman sebelahnya (berpasangan) dan mendiskusikannya. Apakah ada yang berbeda? mengapa?

6. Setiap siswa kemudian mengembangkan graphic organizer nya menjadi suatu tulisan yang lengkap dengan mengacu kepada informasi yang ditulis sebelumnya.

IMG_0674

Apakah graphic organizer hanya terbatas berbentuk bunga seperti di atas? tentunya tidak. Banyak pilihan lainnya seperti berbentuk bintang, web, tabel biasa atau lingkaran. Lihat contoh di samping untuk bentuk bintang.

Silahkan memilih salah satu bentuk organizer tersebut dan sesuaikan dengan usia siswa. Kemudian bandingkan tulisan anak sebelum dan setelah menggunakan organizer.

Silahkan mencoba …

4 thoughts on “Graphic Organizer dan Bahasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: