Sejarah dan Siswa

peristiwa penting

Mengapa siswa perlu belajar sejarah? Bagaimana memulainya? Bagaimana membelajarkannya?

Sesuai dengan ketentuan Standar Isi Nasional, siswa Indonesia wajib belajar IPS yang di dalamnya tentu saja terdapat muatan sejarah. Sejak di kelas satu sekolah dasar, sejarah mulai diperkenalkan. Mengapa sejarah? Ya tentunya setiap manusia hidupnya tidak bisa lepas dari sejarah. Oleh sebab itu, sebaiknya siswa belajar sejarah dimulai dari lingkungan dirinya. Bagaimana caranya? Banyak sekali yang bisa digali.

Pengalaman diri dan peristiwa penting adalah dua hal yang sarat dengan sejarah. Dengan memberikan kegiatan mencari informasi tentang perkembangan diri dimulai dari sejak masa bayi sampai masa sekolah adalah contoh konkrit tentang sejarah diri. Siswa bisa diminta untuk mencari informasi apa yang terjadi di uasia bayi, balita sampai masa sekolah. kejadian-kejadian apa yang dialami saat itu. Apakah ada dokumen pendukung, misalnya foto atau bisa juga berupa barang-barang bersejarahnya, misalnya sepatu atau selimut sewaktu bayi. nah, apabila siswa diminta membuat garis waktu atau time line, maka ia sudah dapat melihat perjalanan hidupnya. Itulah sejarah.

Kegiatan yang lebih spesifik untuk mengembangkan keterampilan siswa dan pemahamannya tentang sejarah diri adalah dengan meminta mereka untuk menceritakan peristiwa penting dalam hidupnya. Gambar di atas adalah hasil karya siswa kelas 1 SD yang menceritakan peristiwa penting yaitu saat ia terjatuh pada saat bermain. Dengan mencari informasi dari orang tuanya, ia kemudian menuliskan kejadian yang menimpanya. Selesai? Belum. Ia pun menuliskan perjalanan hidupnya melalui garis waktu sebagai tambahan informasi.

Setelah itu bagaimana? Siswa tersebut menuliskan pula hikmah jatuh saat bermain. Ternyata ia bisa belajar bahwa supaya tidak terjatuh, ia perlu berhati-hati. Nah, bukankah makna sejarah adalah memang mengingatkan kita untuk selalu belajar dari apa yang sudah terjadi supaya kita bisa lebih baik lagi?

Bagaimana teman-teman membelajarkan sejarah kepada muridnya di kelas?

2 thoughts on “Sejarah dan Siswa

  1. Terima kasih atas ilmunya ini, Bu. Menurut saya memperkenalkan mapel sejarah dengan teknik seperti ini di kelas awal sangatlah bermanfaat. Salah satunya adalah agar siswa tidak langsung fobia terhadap mapel sejarah yang memang bentuknya ‘hafalan’. Semoga nantinya justru siswa-siswa sendiri yang akan menemukan teknik-teknik menarik lainnya🙂.

    • Memang bu. Yang penting sebetulnya anak selalu mendapat manfaat dari apa yang dipelajarinya, bukan hanya sekedar menghafal saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: