Matematika dan Garis Bilangan

display number

Tahu apa yang saya lakukan dengan angka-angka di atas?

Sejak saya mengajar di TK, saya selalu membeli kertas roll yang selalu digunakan kasir untuk mencetak harga-harga barang yang kita beli. Karena murah, saya selalu membelinya beberapa buah, sekaligus untuk persiapan kalau habis. Ternyata satu roll bermanfaat untuk satu tahun ajaran. Apa yang saya lakukan dengan kertas tersebut?

Kertas tersebut saya gunting sepanjang papan tulis dan saya tempel di bagian atasnya.

Setiap hari, saya selalu bertanya kepada siswa. sudah berapa hari mereka datang ke sekolah. Di awal tahun ajaran, di hari pertama, tentunya mereka akan menjawab sudah satu hari. Maka saya akan menulis angka 1. Besoknya saya melakukan hal yang sama dan menulis angka 2. Begitu seterusnya. Selesai? Tidak, setiap saya menulis angka setiap hari, saya selalu bereksplorasi dengan angka yang ditulis, misalnya hari ini saya menulis angka 5. Saya akan bertanya kepada seluruh siswa di kelas, siapa yang bisa menemukan penjumlahan lima sebanyak-banyaknya.

Pertanyaan disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Apabila mereka sudah belajar perkalian, ya tentunya saya hubungkan pertanyaan dengan perkalian, atau bisa juga hitung campur. Begitu setiap hari, selama lima menit saja. Cara ini cukup ampuh membuat seluruh siswa aktif, kreatif dan partisipatif. Bagaimana kalau kertasnya sudah dipenuhi angka? ya ganti dengan kertas baru, yang lama jangan dibuang tetapi dipindah untuk ditempelkan di tempat lain yang terlihat siswa. Apabila kertas ke dua juga sudah penuh, tempelkan disamping yang lama sehingga bentuknya akan memanjang.

Saya mewariskannya kepada guru-guru saya. Ingin mencoba? Silahkan…temukan variasi- variasi lain.

2 thoughts on “Matematika dan Garis Bilangan

  1. Efek dari roll paper itu luar biasa bu… anak-anak setiap hari selalu tidak sabar menanti pertanyaan-pertanyaan apa yang akan saya ajukan kepada mereka. Misalnya sudah hari ke 112. Pagi-pagi setelah doa mulai belajar, mereka sudah langsung menagih dan langsung membuat kalimat matematika tentang 112. Mereka bahkan berebutan, sehingga saya sering bingung karena waktunya sudah cukup banyak terpakai untuk kegiatan tsb, ditambah pembuktiannya.. hehe… Terima kasih ya Bu..

    • Ya bu. Seharusnya memang begitu. Anak diharapkan menagih kegiatan, bukan grunya yang memaksakan kegiatan..Kalau sudah seperti itu, akan mudah bagi anak untuk menyerap apa yang diperolehnya. Selamat bu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: